Target Luas Tanam Padi Oktober-Maret di Barito Timur 6.000 Hektare

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto mengatakan, target tanam padi pada musim tanam Oktober-Maret atau Okmar di Barito Timur seluas 6.000 hektare.

“Sampai bulan Januari ini sudah mencapai 5.700 hektare, jadi sisa 300 hektare lagi,” ungkap Trikorianto di kantornya. Senin, 17 Januari 2022.

Dengan capaian sebesar, dia optimistis target luas tanam padi ladang dan sawah dengan total 6.000 hektare akan terpenuhi bahkan bisa melampaui target.

“Saya berharap selama musim tanam ini tidak terjadi gangguan akibat bencana banjir maupun hama. Mudah-mudahan curah hujan tidak terlalu tinggi karena kalau curah hujan tinggi dan tanaman padi dilanda banjir saat berbunga maka petani akan gagal panen,” kata Trikorianto.

Pada hari yang sama, dia juga memberikan arahan kepada seluruh kepala bidang agar program yang ada pada dinas pertanian dan ketahanan pangan bisa terlaksana secara maksimal, terkoordinir dan terarah di semua tingkatan.

“Kita juga ingin memastikan mana yang menjadi prioritas sesuai dengan musim tanam, seperti di bidang tanaman pangan ini jagung menjadi prioritas, kita menginginkan di bulan April sudah dilaksanakan sehingga diharapkan pada bulan Maret proses pelelangan sudah selesai,” jelasnya.

Sedangkan di bidang penyuluhan Trikorianto menginginkan kerja penyuluh pertanian lapangan atau PPL semakin optimal.

“Karena itu kita mulai menyusun program kegiatan untuk pembinaan di tingkat BPP (Balai Penyuluhan Pertanian). Artinya setiap kegiatan di BPP tidak ada yang tidak didampingi oleh pejabat dari dinas, minimal kepala bidang,” tandasnya.

Sumber: BORNEONEWS